
merupakan sebuah situs dari Amerika Serikat, dengan Korry Rogers sebagai pendirinya. Yuwie merupakan situs yang berkembang dengan sangat cepat, hingga berdirinya Yuwie sudah memiliki 778.738 member ( per 8 November-2008 ). Berdasarkan pengukuran Alexa, yaitu system ranking situs terpercaya dalam perhitungan web traffic, Yuwie mendapatkan ranking 2.500 dari keseluruhan situs yang ada, dan tentunya ranking tersebut akan terus semakin membaik..
Perbedaan Yuwie dengan Situs Sosial Sejenisnya
Yuwie merupakan suatu situs sosial yang hampir sejenis dengan Friendster atau Facebook. Lalu apa yang membedakan dan menjadikan Yuwie lebih special dan unik dari situs sosial sejenisnya?
Selain berkenalan dengan banyak orang dari seluruh penjuru dunia, anda akan belajar bagaimana berkomunikasi dengan anggota lain menggunakan bahasa Inggris, apabila bukan berasal dari Indonesia. Kemudian “Yuwie” akan membayar anda bukan berdasarkan referral yang bergabung namun berdasarkan total view anda ( Impressions/view ) anda, namun view yang reverral anda dapatkan juga akan di akumulasikan dalam total view anda.
Berapa Yuwie akan membayar Anda? Yuwie akan membayar Anda sebesar $0,05 untuk setiap 1000 views, pasti Anda berpikir sangat kecil sekali tetapi coba Anda simak kembali dengan program yang diberikan Yuwie di bawah ini
Bingung dengan ilustrasi gambar di atas? Baik akan dijelaskan mengenai ilustrasi di atas, dengan mengajak teman Anda atau siapa aja bergabung dengan Yuwie melalui referensi Anda maka Anda juga berhak mendapatkan $0,05 untuk setiap 1000 views dari teman yang Anda referensikan hingga ke dalaman level 10. Jadi apabila Anda mempunyai suatu komunitas Yuwie hingga kedalaman 10 dan setiap teman Yuwie Anda mempunyai 1000 views setiap bulan maka potensi pendapatan Anda sebesar $10.235 apabila dikurskan sebesar Rp. 10.000/dolar maka potensi pendapatan Anda sebesar Rp. 102.350.000
Anda hanya perlu mendaftarkan diri Anda dan pendaftarannya pun GRATIS tetapi Anda bisa mendapatkan potensi pendapatan hingga Rp. 102.350.000. LUAR BIASA !!!
Bagaimana Cara pendaftaran di Yuwie ?
Untuk mendaftar di Yuwie tidak memerlukan biaya alias gratis, jadi yang perlu kita persiapkan adalah :
· Koneksi Internet , dan bagi anda yang tidak menggunakan Internet pribadi di rumah , bisa menggunakan Warnet ( warung Internet)
· E-mail
· Klik tombol “sign up now “ kemudian isikan data yang di perlukan
· Klik OK
· Confirm e-mail
· Isikan kata sandi dan ketik ulang kata sandi
· Isikan First name dengan nama awal anda dan Last name dengan nama belakang
· Gender : laki laki / perempuan
· Date of birth , isikan tanggal lahir anda
· Country isikan dengan Indonesia dan ZIP di kosongkan saja
· Choose your personnal URL : isikan dengan nickname, ini nantinya yang akan menjadi URL referral anda. Misalkan: http://r.yuwie.com/rassenggan/
· Security question dan answer , kemudian TOS ( term of service)
Selanjutnya anda akan disuguhkan tampilan data yang anda masukkan dalam yuwie, dan kalau anda sudah yakin klik next
· Selamat anda sudah mempunyai account “Yuwie”
NB : Untuk penerimaan pembayaran dari Yuwie maka harus mempunyai Account Paypal.
- RassEnggan
- Bekasi Utara, Jawa Barat, Indonesia
- Adsense - Affiliate - Artikel - Blog - Design web - Berita
Thursday, 10 September 2009
Situs Pertemanan Yuwie
Posted by RassEnggan at 18:07 0 comments
Labels: Info
Thursday, 25 June 2009
Mengenal Orgasme
> Orgasme
Orgasme berarti pelepasan tiba-tiba ketegangan seksual yang terkumpul, yang mengakibatkan kontraksi otot ritmik di daerah pinggul yang menghasilkan sensasi kenikmatan yang tinggi dan diikuti relaksasi yang cepat. Ini biasanya berlangsung untuk beberapa detik. Orgasme juga sebagian merupakan pengalaman psikologis akan kenikmatan dan pembuangan, saat pikiran difokuskan hanya pada pengalaman pribadi. Orgasme kadang-kadang disebut klimaks atau kedatangan.
Dalam riset asli siklus respon seksual manusia, orgasme merupakan tahap yang ketiga dari 4 tahap, terjadi setelah tahap peningkatan dan sebelum fase penyelesaian. Model siklus respon seksual lain yang diterima luas yang dikembangkan oleh Helen Singer Kaplan, MD, PhD. melibatkan hanya 3 tahap: gairah, kesenangan dan orgasme.
Orgasme berbeda dari satu orang ke orang lain dan untuk setiap individu pada waktu yang berbeda. Terkadang orgasme merupakan gelombang sensasi yang meletup-letup dan menakjubkan, sementara lainnya lebih ringan, halus dan tidak terlalu kuat. Perbedaan intensitas orgasme dapat disebabkan faktor fisik, seperti kelelahan dan lamanya waktu sejak orgasme terakhir, sekaligus juga faktor psikososial, termasuk suasana hati, hubungan dengan pasangan, aktivitas, harapan, dan perasaan mengenai pengalaman itu.
> Fisiologi Orgasme
da beberapa komponen fisiologis dari orgasme. Pertama, orgasme merupakan respon total tubuh, bukan hanya kondisi pinggul. Pola gelombang otak telah menunjukkan perubahan yang nyata selama orgasme, dan otot-otot pada banyak area tubuh yang berbeda berkontraksi selama tahap respon seksual ini. Beberapa orang mengalami kontraksi otot wajah yang tidak disengaja, menghasilkan mimik yang tampak seperti meringis atau ekspresi ketidaknyamanan atau ketidaksenangan, namun ini sebenarnya indikasi dari rangsangan seksual yang tinggi.
Ciri fisik yang paling khas dari orgasme adalah sensasi yang ditimbulkan oleh kontraksi ritmik berkelanjutan dari otot pubokoksigeus. Bersamaan dengan kontraksi dari Spinkter anal (otot cincin yang menyempitkan atau meregangkan mulut dubur), rectum dan perineum, rahim dan lapisan luar ke-3 vagina (landasan orgasmik), klitoris tertutup clitoral hood, daerah sekitar kelamin berwarna merah, labium minor berubah warnanya menjadi gelap untuk wanita, dan pembuluh dan otot ejakulatori di sekitar penis untuk pria, ini menyusun refleks orgasme. Beberapa kontraksi pertama kuat dan dekat satu sama lain, terjadi dalam interval sekitar 0,8 detik. Sementara orgasme berlanjut, kontraksi akan berkurang baik secara intensitas maupun lamanya, dan terjadi pada interval yang lebih jarang.
Walau terdapat perbedaan anatomi antara alat kelamin pria dan wanita, orgasme pada pria dan wanita secara fisiologis dan psikologis, atau subjektif, sangat serupa. Sebenarnya, penelitian telah dilakukan dimana para 'ahli' tidak dapat menentukan jenis kelamin dengan pasti saat membaca gambaran orgasme-orgasme yang semua petunjuk anatominya dihilangkan.
> Penggambaran Orgasme
Para wanita telah menjelaskan bahwa sensasi orgasme dimulai dengan perasaan tegang, lalu diikuti dengan cepat oleh perasaan nikmat yang biasanya mulai di klitoris dan menyebar ke pinggul. Alat-alat kelamin seringkali digambarkan menjadi hangat, seperti disetrum atau geli, dan sensasi fisik ini biasanya menyebar melalui beberapa bagian dari tubuh. Kebanyakan wanita juga merasakan kontraksi otot di vagina atau pinggul bawah mereka, sering disebut sebagai 'denyut pinggul'.
Perasaan subyektif orgasme pada pria telah dilukiskan cukup konsisten sebagai diawali dengan sensasi kehangatan atau tekanan mendalam yang berhubungan dengan 'ejakulasi tak terhindarkan', tahap dimana ejakulasi tak bisa dihentikan. Itu lalu dirasakan sebagai kontraksi nikmat yang tajam dan kuat, yang melibatkan otot pubokoksigeus, sfinkter anal, rektum, perineum dan kemaluan. Beberapa pria melukiskan bagian ini sebagai sensasi pemompa. Akhirnya, aliran hangat cairan atau sensasi 'penembakan' menggambarkan proses sebenarnya aliran semen (cairan sperma) melalui uretra (saluran kencing dalam kemaluan selama ejakulasi). Penting untuk diketahui bahwa orgasme dan ejakulasi bukan merupakan kesatuan di peristiwa yang sama. Walau mereka biasanya terjadi bersamaan, seorang pria dapat mencapai orgasme tanpa berejakulasi.
> Perbedaan fase orgasme pada jenis kelamin
Perbedaan utama antara fase orgasmik wanita dan pria adalah jauh lebih banyak wanita daripada pria yang memiliki kemampuan fisik untuk mencapai satu atau lebih orgasme tambahan dalam waktu singkat tanpa jatuh di bawah tingkat kenaikan gairah seksual. Mengalami orgasme berulang tergantung pada rangsangan dan minat seksual berkelanjutan. Karena semuanya ini tidak terjadi setiap kali bagi kebanyakan wanita, orgasme berulang tidak terjadi pada setiap hubungan seksual. Di sisi lain, saat berlangsungnya ejakulasi, pria memasuki tahap pemulihan yang disebut periode refraktori (pembelokan/pembubaran). Selama waktu ini, orgasme atau ejakulasi lebih lanjut secara fisik tidak mungkin. Namun, beberapa pria bisa belajar mendapat orgasme tanpa berejakulasi, dengan begitu menjadikannya mungkin untuk mengalami orgasme berulang.
Sumber: Wikipedia
Posted by RassEnggan at 00:24 0 comments
Labels: Artikel, Kesehatan, Reproduksi, Seks